05/06/2026
w181

Angkola Timur – Koramil 18/Pargarutan Kodim 0212/Tapsel mengerahkan personel Babinsa dipimpin Peltu Amar Bakti Harahap melaksanakan kegiatan Operasi Kasih Sayang bersama pemerintah Kecamatan Angkola Timur dan Satpol PP Kab. Tapanuli Selatan (Tapsel) bertempat di SMPN 2 Angkola Timur Kab. Tapsel, Senin (30/10/2023)

Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Camat Angkola Timur beserta Staf, Danramil 18/Pargarutan diwakili Babinsa, Kabid Trantib Kab. Tapsel, Kepala Sekolah SMPN 2 Angkola Timur beserta Guru dan diikuti oleh personel Babinsa Koramil 18/Pargarutan dan Satpol PP Kab. Tapsel

Dalam kegiatannya, para personel gabungan melakukan operasi Kasih Sayang dalam bentuk razia siswa yang bolos pada jam sekolah yang ada di Kecamatan Angkola Timur. Operasi Kasih Sayang tersebut dilakukan dalam rangka mendukung perwujudan SDM unggul bagi anak sekolah yang akan menjadi generasi penerus bangsa ini.

Sementara itu, Babinsa Peltu Amar Bakti Harahap dalam himbauannya kepada para siswa-siswi SMPN 2 Angkola Timur menyampaikan, bahwa kegiatan operasi kasih sayang ini dilakukan secara rutin dengan cara Patroli Wilayah ke tempat-tempat yang memungkinkan bagi siswa bolos, seperti warung internet, pusat-pusat keramaian

“kita juga terkadang menerima informasi dan laporan dari masyarakat akan tempat-tempat siswa bolos. Atas laporan tersebut Satpol PP langsung melakukan pengecekan dan pemantauan ke tempat yang menjadi tongkrongan siswa tersebut, untuk itu kami himbau kepada para siswa-siswi untuk tetao disiplin dan tidak ada lagi yang bolos sekolah” paparnya

Ia juga menyampaikan, Jika pihaknya mendapatkan ada siswa yang bolos saat jam sekolah berlangsung, kita langsung gerebek dan semua siswa tersebut kita bawa ke kantor Pol PP untuk mendapatkan pembinaan dan nasehat. Kita juga mengundang pihak sekolah turut serta memberikan pengarahan sekaligus melakukan pendampingan kepada masing-masing siswa terkait yang terkena razia.

“Oleh karena itu, diharapkan program operasi kasih sayang ini juga mendapat dukungan dari para orang tua siswa khususnya masyarakat pada umumnya. Dukungan dari orang tua misalnya ketika anaknya terkena razia dan diberikan tindakan disiplin agar dipandang positif. Dukungan dari masyarakat misalnya dapat memberikan informasi-informasi ke Satpol PP apabila ada siswa-siswa yangg berkumpul atau bolos pada saat jam belajar” imbuhnya

“Pada prinsipnya kita semua punya tanggung jawab terkait menciptakan generasi-generasi yang unggul sebagai bagian dari mewujudkan kesejahteraan masyarakat” Tutupnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *